MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman membuka 50 persen ruas Jalan Hertasning–Aroepala pada Rabu (19/3/2025) setelah beton mencapai umur 28 hari. Jalan ini merupakan bagian dari proyek multiyears Paket 1 Pemprov Sulsel senilai Rp487 miliar yang mencakup peningkatan dan rehabilitasi sejumlah ruas strategis di provinsi tersebut.
Andi Sudirman menjelaskan bahwa pembukaan bertahap dilakukan untuk menjaga kualitas beton agar hasilnya maksimal dalam jangka panjang. "28 hari umur beton menjadi syarat sebelum open traffic dari arah Makassar menuju Gowa," ujarnya di Makassar.
Pekerjaan konstruksi pada segmen lainnya masih berlangsung. Gubernur meminta kesabaran masyarakat karena seluruh tahapan dikerjakan secara bertahap demi mempertahankan standar mutu.
Ruas Hertasning–Aroepala selama ini mencatat lintas harian rata-rata tinggi, terutama kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas dari Makassar menuju Gowa. Dengan dibukanya setengah jalur, waktu tempuh warga diharapkan berkurang signifikan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Seorang pengendara motor asal Gowa, Arfan (34), mengaku lega dengan pembukaan ini. "Biasanya macet parah di simpang Hertasning. Semoga setelah ini lebih lancar meski masih setengah jalan," katanya saat ditemui di lokasi.
Pekerjaan peningkatan dan rehabilitasi ruas jalan ini masuk dalam Paket 1 MYP yang digarap Pemprov Sulsel. Total anggaran paket mencapai Rp487 miliar. Proyek ini dirancang untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Andi Sudirman menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas dukungan selama proses pembangunan. "Terima kasih atas doa, dukungan, dan kebersamaan seluruh masyarakat. Semoga setiap ikhtiar pembangunan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi Sulawesi Selatan," ucapnya.
Pemprov Sulsel belum merinci tanggal pasti penyelesaian seluruh segmen ruas Hertasning–Aroepala. Namun, Andi Sudirman memastikan pengerjaan berjalan sesuai jadwal teknis. "Kami memohon kesabaran masyarakat karena seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap agar kualitasnya tetap terjaga," tegasnya.
Pembukaan penuh ruas jalan ini diperkirakan akan rampung setelah seluruh segmen beton mencapai umur 28 hari dan lolos uji kelayakan teknis. Pemprov berkomitmen menyelesaikan proyek sebelum masa jabatan berakhir.