SULAWESI SELATAN — Menjelang momen sakral Kemerdekaan Indonesia, kebutuhan pasokan listrik yang stabil menjadi prioritas. Berbagai agenda publik—mulai dari upacara bendera, perlombaan, hingga kegiatan ekonomi—sangat bergantung pada ketersediaan energi listrik. Menyadari hal tersebut, PLN UID S2JB tidak hanya menyiapkan infrastruktur, tetapi juga memastikan sumber daya manusia di lapangan memiliki kemampuan teknis yang mumpuni.
General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, menegaskan bahwa kesiapan personel adalah fondasi utama dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan. "Petugas di lapangan harus memiliki kompetensi yang baik, sigap menghadapi berbagai kondisi, serta tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap pekerjaan," ujarnya. Peningkatan kapasitas ini dilakukan melalui program bertajuk Kampus Yantek yang digelar di Lapangan PLN ULP Tais.
Kegiatan ini diikuti oleh Team Leader Teknik, Team Leader K3L dan Keamanan, serta seluruh petugas pelayanan teknik. Materi yang diujikan tidak hanya teori, tetapi juga simulasi pekerjaan lapangan dan praktik penggunaan alat ukur. Para peserta juga menjalani kuis untuk menguji pemahaman mereka terhadap standar operasional prosedur dan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Manajer PLN UP3 Bengkulu, Teguh Aang Harmadi, menjelaskan bahwa pelayanan terbaik berawal dari petugas yang kompeten dan profesional. "Kampus Yantek menjadi ruang bagi petugas untuk mengasah kemampuan sehingga dapat bekerja optimal, menjaga keandalan listrik, dan memberikan pengalaman pelayanan yang semakin baik kepada pelanggan," kata Teguh. Pelatihan ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan kondisi riil di lapangan.
Manajer PLN ULP Tais, Didin Putri Madina, menekankan pentingnya kecepatan respons dalam setiap penanganan gangguan. "Setiap detik dalam penanganan gangguan sangat berarti bagi pelanggan. Petugas harus selalu sigap, menguasai prosedur dan penggunaan peralatan, serta mampu mengambil tindakan dengan tepat. Semuanya tetap harus dilaksanakan sesuai standar K3," ujarnya. Simulasi lapangan menjadi sarana untuk memperkuat kesigapan tersebut.
Langkah preventif ini diharapkan mampu menjamin kelancaran seluruh rangkaian acara peringatan Kemerdekaan RI di Kabupaten Seluma. Dengan kesiapan teknis yang matang, PLN optimistis dapat memberikan pelayanan terbaik dan menjaga pasokan listrik tetap andal. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung aktivitas masyarakat serta menjaga stabilitas ekonomi di wilayah tersebut.