Jembatan Salujambu Luwu-Lutra Rp 13 Miliar Hampir Rampung, Rangka Baja Capai 95 Persen dan Siap Difungsikan

Penulis: Ramli Siregar  •  Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:34:01 WIB
Rangka baja Jembatan Salujambu penghubung Luwu-Luwu Utara mencapai progres 95 persen dan ditargetkan rampung pada 1 Agustus 2026.

LUWU — Arus distribusi hasil pertanian dan mobilitas warga antara Kabupaten Luwu dan Luwu Utara bakal semakin lancar. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Luwu, Ikhsan Asaad, mengonfirmasi bahwa struktur utama jembatan penghubung dengan konstruksi beton bertulang telah selesai dibangun dan siap dilintasi.

“Jembatan penghubung dengan konstruksi beton bertulang sudah tuntas dan siap difungsikan,” kata Ikhsan, Jumat (31/7/2026).

Progres Rangka Baja Capai 95 Persen

Untuk bagian jembatan dengan konstruksi rangka baja, progres pembangunan rangka utama telah mencapai sekitar 95 persen. Pemerintah menargetkan pekerjaan ini tuntas pada 1 Agustus 2026.

Setelah rangka selesai, pengerjaan berlanjut ke pemasangan bondek dan pembesian plat yang dijadwalkan rampung pada 11 Agustus 2026. Dilanjutkan dengan pengecoran plat jembatan yang ditargetkan selesai pada 12 Agustus 2026.

Jadwal Pengerjaan Oprit Hingga Pembersihan Akhir

Tahapan krusial berikutnya adalah pekerjaan pasangan batu dan timbunan oprit jembatan yang ditargetkan selesai pada 26 Agustus 2026. Oprit merupakan bagian penting yang berfungsi sebagai penghubung antara badan jalan dan struktur jembatan agar tidak terjadi penurunan mendadak.

Tahap akhir berupa penyempurnaan dan pembersihan lokasi ditargetkan rampung pada 31 Agustus 2026. Dengan spesifikasi panjang kurang lebih 70 meter dan lebar 4 meter, jembatan ini dirancang untuk melayani akses kendaraan roda dua dan roda empat secara optimal.

Anggaran Bersumber dari Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel

Pembangunan Jembatan Salujambu merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Kabupaten Luwu pada tahun 2025. Dari total anggaran Rp 16 miliar, sebesar Rp 13 miliar dialokasikan khusus untuk pembangunan jembatan ini.

Sebelumnya, kondisi infrastruktur penghubung di wilayah Salujambu dinilai belum mampu memberikan akses yang optimal bagi mobilitas masyarakat. Kehadiran jembatan baru ini diharapkan memperlancar arus transportasi, mendukung aktivitas sosial, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan kedua kabupaten.

“Jembatan ini dapat mendukung mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian dan komoditas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut,” jelas Ikhsan.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel berkat bantuan keuangan dari provinsi sehingga jembatan ini tidak lama lagi bisa difungsikan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: pedoman.media This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top