SULAWESI SELATAN — Pengumuman ini muncul lewat ajang VR Games Showcase. Flat2VR Studios, studio yang sebelumnya dikenal lewat port VR berkualitas untuk game non-VR, mengambil alih pengerjaan dari Squanch Games yang merupakan developer orisinal High on Life.
Proyek ini bukan sekadar porting biasa. Flat2VR Studios menyebut mereka membangun ulang game dari dasar agar bisa memanfaatkan teknologi VR secara maksimal.
Salah satu daya tarik utama High on Life adalah senjata-senjata aliennya yang punya kepribadian dan suka mengomentari aksi pemain. Di versi VR, interaksi ini diperdalam. Pemain bisa mengelus senjata, memberi makan, dan melakukan interaksi fisik lainnya—dengan reaksi yang dijamin sesuai karakter masing-masing senjata.
Emily O'Neil, game director High on Life VR, menjelaskan dalam trailer pengungkap bahwa timnya fokus menjaga keseimbangan antara interaksi baru dan ritme pertarungan.
"Saat kami menambahkan berbagai interaksi VR manual yang menyenangkan, sangat penting bahwa semua itu masuk akal dalam gameplay dan tetap mempertahankan nuansa pertarungan yang cepat, mulus, dan powerful," kata O'Neil.
High on Life pertama kali rilis pada 2022. Game ini mengisahkan pemburu hadiah yang melawan kartel alien yang menginvasi Bumi dan mengubah penduduknya menjadi obat rekreasi. Senjata-senjata Gatliens—senjata hidup yang bisa dipakai untuk menyelesaikan berbagai masalah—menjadi ciri khas utama, termasuk satu pisau beraksen Australia yang agresif.
Kesuksesan game pertama mendorong Squanch Games merilis sekuelnya pada awal tahun ini. Namun respons kritikus terhadap sekuel tersebut cenderung biasa saja, sebagian besar karena berbagai masalah teknis yang mengganggu pengalaman bermain saat peluncuran.
Flat2VR Studios juga mengumumkan proyek lain di ajang yang sama: port VR untuk System Shock. Detailnya masih minim, tetapi teaser yang ditampilkan mengindikasikan versi VR ini akan didasarkan pada remake 2023 yang mendapat pujian luas dari remake game klasik tahun 1994.
Bagi pemain Indonesia yang sudah menantikan pengalaman High on Life di VR, 2027 masih cukup jauh. Namun pengumuman ini setidaknya memberi gambaran bahwa game dengan humor absurd khas Squanch Games akan punya nyawa baru di platform yang lebih imersif.