464 Kepala Sekolah di Makassar Ikuti Asesmen, Disdik Siapkan 86 Inovasi Lingkungan

Penulis: Ramli Siregar  •  Selasa, 22 September 2026 | 09:33:01 WIB
Kepala sekolah mengikuti asesmen di Makassar sebagai bagian dari penguatan program lingkungan sekolah.

MAKASSAR — Peserta asesmen terdiri atas 314 kepala sekolah SD negeri, 55 kepala sekolah SMP negeri, serta 95 kepala sekolah SMP swasta. Komposisi itu menunjukkan cakupan asesmen menjangkau hampir seluruh satuan pendidikan dasar di ibu kota Sulawesi Selatan tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman menegaskan asesmen bukan sekadar evaluasi rutin. Menurutnya, kegiatan itu menjadi pintu masuk memperkuat inovasi di lingkungan satuan pendidikan.

86 Inovasi Lingkungan di Jenjang SD dan SMP

Dinas Pendidikan Kota Makassar mencatat sebanyak 86 inovasi berkaitan dengan lingkungan telah dicanangkan pada jenjang SD dan SMP. Angka itu menjadi salah satu dasar penguatan program lingkungan melalui sekolah.

Achi menilai program lingkungan tidak cukup diajarkan lewat teori di kelas. Penerapannya perlu dibangun melalui kebiasaan yang dilakukan konsisten oleh siswa dan seluruh warga sekolah.

"Saat ini, terdapat 86 inovasi yang telah dicanangkan berkaitan dengan lingkungan pada jenjang SD dan SMP di Kota Makassar," kata Achi.

Mengapa Sekolah Jadi Kunci Pembentukan Karakter

Sekolah dinilai punya peran penting dalam membentuk kebiasaan sekaligus karakter peserta didik melalui lingkungan pendidikan sehari-hari. Karena itu, penguatan program lingkungan lewat satuan pendidikan diharapkan mendorong sekolah menjadi ruang pembelajaran yang tidak hanya berorientasi akademik.

Achi berharap kerja sama lintas pihak menjadi langkah nyata membangun sekolah yang bersih, sehat, dan peduli lingkungan.

"Kami berharap kerja sama ini menjadi langkah nyata untuk membangun sekolah yang bersih, sehat, peduli lingkungan, sekaligus mendidik generasi yang bertanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan," ujarnya.

MoU Bank Sampah di Satuan Pendidikan

Kegiatan asesmen dirangkaikan dengan penandatanganan MoU Bank Sampah pada satuan pendidikan Kota Makassar. Penandatanganan itu menjadi bagian dari penguatan pengelolaan lingkungan di sekolah.

Dengan pelibatan sekolah dalam program tersebut, Dinas Pendidikan Makassar mendorong pengelolaan sampah menjadi bagian dari kebiasaan peserta didik. Langkah itu sekaligus mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih bersih dan sehat.

Asesmen terhadap ratusan kepala sekolah itu menjadi titik awal penguatan program lingkungan di jenjang pendidikan dasar. Dinas Pendidikan Kota Makassar akan mendorong penerapan kebiasaan pengelolaan sampah dan inovasi lingkungan berjalan konsisten di setiap satuan pendidikan.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: kabarmakassar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top