Qualcomm Dikabarkan Kembangkan Driver DirectX 12 untuk Android

Penulis: Tedy Rustandi  •  Kamis, 24 September 2026 | 19:36:31 WIB
Qualcomm dikabarkan tengah mengembangkan driver DirectX 12 untuk perangkat Android.

SULAWESI SELATAN — Qualcomm disebut tengah mengembangkan driver DirectX 12 yang memungkinkan game Windows berjalan langsung di perangkat Android tanpa emulator. Kabar ini mencuat dari kanal teknologi Geekerwan yang menguji Cyberpunk 2077 dan Black Myth: Wukong di perangkat referensi Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Jika terwujud, pengguna Android tak lagi bergantung pada driver komunitas seperti Mesa Turnip.

Pengujian yang dilakukan Geekerwan memperlihatkan kedua game berat tersebut berhasil berjalan menggunakan DirectX 12 di perangkat berbasis Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Meski demikian, belum ada data soal frame rate maupun stabilitas performa yang dicapai dalam uji coba itu.

Selama ini, menjalankan game Windows di Android memang menuntut perangkat lunak translasi tambahan. Pengguna biasanya mengandalkan driver Mesa Turnip yang dikembangkan komunitas, dipadukan dengan aplikasi seperti GameHub dan GameNative agar game berbasis PC bisa berjalan di smartphone.

Klaim Konfirmasi dari Staf Qualcomm

Menurut Geekerwan, staf Qualcomm mengonfirmasi bahwa pengembangan driver tersebut sudah dimulai. Klaim ini menjadi dasar rumor yang beredar, meski belum ada pernyataan resmi dari pihak Qualcomm sendiri.

Driver buatan Qualcomm nantinya berpotensi mengurangi kebutuhan konfigurasi manual yang selama ini memberatkan pengguna. Dukungan DirectX 12 yang lebih terintegrasi juga disebut bisa membuat proses menjalankan game PC di Android jadi lebih sederhana.

Belum Ada Jadwal Rilis Resmi

Qualcomm sebenarnya sudah mendukung DirectX 12 pada platform Snapdragon berbasis Windows. Namun, pengumuman Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 tidak menyebut adanya driver DirectX 12 khusus untuk Android.

Karena itu, belum diketahui perangkat apa saja yang akan didukung, seberapa besar peningkatan performanya, maupun kapan fitur ini bisa dipakai pengguna umum. Qualcomm juga belum mengumumkan driver tersebut secara resmi.

Dampak ke Ekosistem Gaming Android

Bagi pelaku bisnis digital dan pengembang game, langkah Qualcomm ini berpotensi membuka peluang distribusi baru. Game berbasis Windows bisa lebih mudah diakses lewat perangkat Android tanpa rantai translasi yang rumit.

Pengguna Android yang selama ini bergantung pada solusi komunitas kemungkinan mendapat alternatif yang lebih stabil. Namun, semua itu masih bergantung pada apakah Qualcomm benar-benar merilis driver tersebut dan seberapa luas dukungan perangkat yang disiapkan.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: gadget.jagatreview.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top