MAKASSAR — Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Mapolda Sulsel menjadi momentum bagi jajaran kepolisian daerah untuk meneguhkan kembali Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa. Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro memimpin langsung jalannya upacara yang digelar di lapangan upacara markas tersebut.
Hadir mendampingi Kapolda, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Dr. Gidion Arif Setyawan bersama para pejabat utama Polda Sulsel. Personel gabungan dari berbagai satuan kerja di lingkungan Polda Sulsel turut mengikuti upacara itu.
Dalam amanatnya, Kapolda menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak boleh berhenti sebagai hafalan atau bahan upacara. Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial harus melekat dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.
"Seluruh personel Polda Sulsel diharapkan mampu menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas. Semangat ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial harus tercermin dalam upaya melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat serta dalam penegakan hukum," ujar Djuhandhani.
Menurut Kapolda, penerapan nilai Pancasila tidak cukup hanya dilakukan saat momentum peringatan. Yang lebih penting, nilai itu harus terlihat dari sikap dan perilaku personel ketika berhadapan langsung dengan masyarakat.
Djuhandhani menyebut personel Polri dituntut mengedepankan profesionalisme dalam setiap tindakan. Ketegasan dalam penegakan hukum harus berjalan seiring sikap humanis dan rasa keadilan bagi semua pihak.
Ia menilai implementasi nilai-nilai Pancasila punya peran penting dalam menjaga persatuan di tengah masyarakat. Kehidupan yang aman, tertib, dan harmonis, menurutnya, hanya bisa terwujud bila aparat kepolisian konsisten menjadikan Pancasila sebagai pedoman kerja.
Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Polda Sulsel menegaskan komitmennya menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari.
Komitmen tersebut diarahkan pada dua hal utama: menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, sekaligus memastikan pelayanan kepolisian berjalan optimal bagi warga Sulawesi Selatan.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila sendiri menjadi agenda rutin tahunan di lingkungan kepolisian daerah, yang dimanfaatkan untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat orientasi pengabdian personel kepada masyarakat.