700 Delegasi Musisi Bakal Hadiri Konferensi Musik Indonesia 2026 di Makassar, 8 Band Lokal Tampil

Penulis: Tedy Rustandi  •  Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:07:02 WIB
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima pemaparan progres persiapan Konferensi Musik Indonesia 2026 di Makassar, Rabu.

Pemerintah Kota Makassar mematangkan persiapan Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2026 yang dijadwalkan berlangsung 27–30 Oktober 2026. Sekitar 700 delegasi dari berbagai daerah dan luar negeri diproyeksikan hadir, dengan agenda konferensi dipusatkan di Hotel Claro dan pertunjukan musik digelar tiap malam di kawasan Benteng Rotterdam.

MAKASSAR — Koordinator Musik Indonesia, Hardinansyah Putra Siji, memaparkan progres persiapan KMI 2026 kepada Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam pertemuan di Makassar, Rabu. Ia menyebut kegiatan ini sebagai program strategis nasional yang mempertemukan pelaku dan pemangku kepentingan industri musik dari berbagai daerah hingga delegasi internasional.

"Pembahasannya hari ini, tentang persiapan Konferensi Musik Indonesia yang akan diselenggarakan pada 27 sampai 30 Oktober. Kami memaparkan bagaimana persiapan ini ke Pak Wali Kota. Harapannya akselerasinya berjalan karena kegiatan ini didukung penuh oleh Pemerintah Kota Makassar," ujar Hardinansyah.

8 Band Lokal Makassar Lolos Kurasi Tampil di Showcase

Dari perkiraan 50 hingga 100 band yang hadir sebagai bagian delegasi, panitia telah menyeleksi delapan band lokal Makassar untuk tampil dalam rangkaian pertunjukan musik. Hardinansyah menyatakan seleksi itu untuk membuka ruang jejaring antara musisi lokal dan pelaku industri nasional maupun internasional.

"Kami sudah kurasi akan ada delapan band lokal untuk dihadirkan, sehingga bisa berjejaring dengan delegasi, baik secara nasional maupun internasional. Delegasi juga bisa mengenal band-band Makassar unggulan saat ini," jelas Ardy, sapaan akrab Hardinansyah.

20 Panel Diskusi hingga Panggung Malam di Benteng Rotterdam

Sepanjang empat hari pelaksanaan, panitia menyiapkan sekitar 20 panel diskusi yang menghadirkan narasumber dari kementerian dan lembaga serta pelaku industri musik Indonesia. Agenda konferensi dipusatkan di Hotel Claro Makassar, sementara showcase musik digelar setiap malam di kawasan Benteng Rotterdam.

Jumlah delegasi yang diproyeksikan hadir berkisar 500 hingga 700 orang, mencakup peserta dari berbagai daerah di Indonesia, delegasi Makassar dan Sulawesi Selatan, serta sejumlah peserta dari luar negeri.

Makassar Dipetakan sebagai Kontributor Musik Nasional

Pelaksanaan KMI 2026 di Makassar dinilai menjadi momentum memperkuat posisi kota itu dalam ekosistem musik nasional. Hardinansyah menyinggung industri musik Makassar yang sedang tumbuh pesat sebagai salah satu pertimbangan pemilihan lokasi.

"Harapan kami, ini menjadi momentum juga karena Makassar sedang pesat-pesatnya industri musik. Ini bisa berdampak bagi Kota Makassar secara nasional dan secara nasional juga bisa memetakan bahwa Makassar ini adalah salah satu kontributor musik dalam pemetaan nasional," katanya.

Pemerintah Kota Makassar menyambut KMI 2026 sebagai ruang mempertemukan potensi kreatif lokal dengan jejaring industri musik nasional dan internasional. Selain menjadi wadah pertukaran gagasan soal perkembangan industri musik, kegiatan ini diharapkan membuka peluang kolaborasi, promosi, dan pengembangan jejaring bagi musisi serta pelaku ekonomi kreatif di Kota Makassar.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top