Pemkab Luwu, Vale, dan Dua Kampus Bahas Pemetaan Lahan Pertanian dan Peternakan

Penulis: Ujang Rahmat  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:29:03 WIB
Bupati Luwu Patahudding memimpin pertemuan bersama PT Vale Indonesia, Kampus Tani Jogja, dan Universitas Andi Djemma di Makassar, Kamis.

Pemerintah Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, bersama PT Vale Indonesia, Kampus Tani Jogja, dan Universitas Andi Djemma membahas rencana pengembangan sektor pertanian dan peternakan di daerah itu. Pertemuan tersebut membahas pemetaan lokasi potensial, pembuatan demplot atau kebun contoh, hingga pembukaan akses pasar bagi hasil tani warga. Bupati Luwu Patahudding juga meminta PT Vale memberi perhatian pada rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah tersebut.

LUWU — Bupati Luwu Patahudding menyampaikan bahwa pertemuan bersama PT Vale Indonesia, Kampus Tani Jogja, dan Unanda membahas rencana pemetaan atau survei awal terhadap sejumlah lokasi potensial yang dapat dikembangkan untuk sektor pertanian dan peternakan. Pemetaan itu menjadi langkah awal untuk melihat kesesuaian kondisi lahan dengan komoditas dan kegiatan usaha tani yang akan dikembangkan. Pembahasan berlangsung di Makassar, Kamis.

Demplot Jadi Sarana Belajar Petani Setempat

Selain pemetaan lokasi, para pihak membahas rencana pembuatan demplot atau kebun contoh di beberapa lokasi. Demplot tersebut nantinya dapat menjadi sarana pembelajaran bagi petani dengan menyesuaikan metode dan komoditas dengan kondisi lahan setempat. Patahudding menyebut rencana itu sebagai bagian dari upaya menyiapkan model usaha tani yang sesuai karakter wilayah Luwu.

Akses Pasar Ikut Jadi Sorotan dalam Pembahasan

Aspek pemasaran juga menjadi bagian dari pembahasan pertemuan tersebut. Pengembangan komoditas pertanian diharapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga diikuti dengan pembukaan akses pasar. Dengan begitu, hasil pertanian petani memiliki saluran pemasaran yang lebih baik.

Bupati Minta Vale Perhatikan Rehabilitasi DAS

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Luwu meminta perhatian PT Vale terhadap kegiatan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS). Permintaan itu disampaikan sebagai bagian dari upaya pemulihan DAS dan mendukung penanganan risiko bencana di wilayah Kabupaten Luwu. Patahudding menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam mendorong pengembangan sektor pertanian dan peternakan sekaligus memperkuat pengelolaan lingkungan dan mitigasi bencana.

Pemkab Luwu belum merinci lokasi mana saja yang masuk dalam rencana pemetaan maupun jadwal pelaksanaan survei awal tersebut. Kolaborasi dengan Kampus Tani Jogja dan Unanda diarahkan pada penyiapan metode pendampingan petani, sementara PT Vale dilibatkan pada aspek pengembangan usaha tani dan pemulihan lingkungan.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top