Pencarian

Dekranasda Makassar Bawa Tenun, Baju Bodo, dan Tas Lagosi ke Kriyanusa 2026 di Jakarta

Minggu, 27 September 2026 • 11:03:02 WIB
Dekranasda Makassar Bawa Tenun, Baju Bodo, dan Tas Lagosi ke Kriyanusa 2026 di Jakarta
Ketua Dekranasda Kota Makassar Melinda Aksa meninjau gerai Dekranasda Makassar di Kriyanusa 2026 di Jakarta International Convention Center.

Ketua Dekranasda Kota Makassar Melinda Aksa membawa sejumlah karya perajin lokal ke ajang Kriyanusa 2026 yang berlangsung 26–30 September 2026 di Jakarta International Convention Center. Selain menampilkan produk jadi, Dekranasda menghadirkan langsung perajin eceng gondok untuk memperlihatkan proses pembuatan kriya kepada pengunjung. Partisipasi ini disebut sebagai upaya membuka akses pasar lebih luas bagi pelaku usaha kriya daerah.

MAKASSAR — Gerai Dekranasda Kota Makassar di Kriyanusa 2026 menampilkan kain tenun, baju bodo, sarung, tas Lagosi, aksesori, hingga produk berbahan alam. Produk-produk itu ditata sebagai representasi kreativitas perajin binaan daerah.

Kehadiran perajin eceng gondok secara langsung menjadi pembeda gerai Makassar dari peserta lain. Pengunjung bisa melihat tahapan pembuatan produk kriya, bukan hanya hasil akhirnya.

Melinda Aksa: Kriyanusa Tempat Karya Perajin Bertemu Pasar Nasional

Melinda menyebut ajang ini sebagai ruang pertemuan antara karya perajin Makassar dan pengunjung dari berbagai daerah.

"Bagi Dekranasda Kota Makassar, kehadiran kami di Kriyanusa menjadi kesempatan untuk membawa karya perajin Makassar bertemu dengan pasar dan pengunjung dari berbagai daerah," ujarnya di Makassar, Minggu.

Menurut Melinda, gerai tersebut juga berfungsi sebagai ruang promosi untuk memperkenalkan karakter kriya Makassar.

"Gerai ini sekaligus menjadi ruang promosi untuk memperkenalkan karakter kriya Makassar kepada pengunjung Kriyanusa," kata dia.

Membeli Kriya Dinilai Bagian dari Menjaga Warisan Budaya

Melinda menilai transaksi kriya tidak berhenti pada jual beli produk. Ada dampak lebih panjang bagi perekonomian keluarga perajin dan daerah.

"Saya juga menilai Kriyanusa dapat menjadi ruang pertemuan antara tradisi, inovasi, dan akses pasar," ucapnya.

Dari sisi pengembangan produk, ia menyoroti pentingnya penyesuaian agar kriya daerah tetap relevan dengan kebutuhan pasar. Kriyanusa disebutnya menjadi tempat membangun jejaring dan bertukar pengalaman antar-Dekranasda.

410 Stan dari Seluruh Indonesia, Tema Cipta Karya Berkelanjutan

Kriyanusa 2026 mengangkat tema "Cipta Karya Berkelanjutan, Perajin Mendunia" dan menghadirkan 410 stan dari berbagai daerah. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran Rakabuming.

Dalam pembukaan tersebut, Selvi mengajak masyarakat untuk lebih memilih dan menggunakan produk kriya lokal.

Bagi pelaku kriya Makassar, keikutsertaan di ajang nasional ini diharapkan membuka peluang kolaborasi dan pengembangan usaha. Dekranasda Kota Makassar menyatakan akan terus mendorong perajin daerah menghasilkan karya yang bernilai budaya sekaligus mampu bersaing di pasar.

Follow www.sulsel24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks