Pencarian

Syngenta Raih MURI, CUPRINOMAT Jelajah 5.108 Km Medan-Sidrap

Rabu, 30 September 2026 • 14:38:31 WIB
Syngenta Raih MURI, CUPRINOMAT Jelajah 5.108 Km Medan-Sidrap
Mobil Aktivasi CUPRINOMAT Syngenta Indonesia melintasi rute Medan-Sidrap sejauh 5.108 kilometer.

SULAWESI SELATAN — Syngenta Indonesia meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) lewat Mobil Aktivasi CUPRINOMAT yang menempuh 5.108 kilometer dari Medan, Sumatra Utara, hingga Sidrap, Sulawesi Selatan. Perjalanan bertema Perjalanan Pertumbuhan itu melintasi lebih dari sembilan kota untuk mendekatkan teknologi biostimulan ke petani. Penghargaan ini menjadi penanda makin pentingnya inovasi pertanian di tengah tekanan iklim ekstrem seperti El Nino.

Perjalanan darat sepanjang 5.108 kilometer itu bukan sekadar arak-arakan produk. Mobil Aktivasi CUPRINOMAT milik Syngenta Indonesia berkeliling dari Medan hingga Sidrap untuk berdialog langsung dengan petani di lebih dari sembilan kota. MURI mencatatnya dalam kategori "Sosialisasi Produk Biostimulan Tanaman (CUPRINOMAT) Secara Seri melalui Jalur Darat Menempuh Jarak Terjauh".

Penghargaan diserahkan pada Rabu (30/9/2026). National Sales Head Syngenta Indonesia Fauzi Tubat menyebut perjalanan itu sebagai cara membuka ruang dialog, berbagi pengetahuan, dan memahami kebutuhan petani di berbagai daerah.

Mengapa Biostimulan Jadi Penting Sekarang

Sektor pertanian tengah menghadapi tekanan cuaca yang makin sulit diprediksi. Fenomena El Nino dengan intensitas ekstrem, yang kerap disebut El Nino Godzilla, meningkatkan risiko kekeringan dan menekan produktivitas tanaman. Kondisi itu pada akhirnya mengancam ketersediaan pangan.

CUPRINOMAT merupakan biostimulan yang menggabungkan asam amino, asam humat, asam fulvat, dan nutrisi mikro. Kombinasi itu bekerja sinergis membantu pertumbuhan tanaman, meningkatkan ketahanan terhadap stres lingkungan, serta mengoptimalkan penyerapan nutrisi.

Bagi petani, kemampuan tanaman tetap tumbuh dan berproduksi di tengah tekanan lingkungan menjadi taruhan utama. Teknologi biostimulan diposisikan sebagai salah satu pendekatan budi daya untuk mempertahankan hasil panen dan menjaga keberlanjutan pasokan pangan.

Bertemu Petani di Sembilan Kota

Sepanjang rute, Mobil Aktivasi CUPRINOMAT berfungsi sebagai ruang interaksi dengan petani dan pemangku kepentingan daerah. Selain memperkenalkan solusi biostimulan, tim Syngenta berbagi pengetahuan soal cara menghadapi tantangan budi daya akibat perubahan iklim.

Pendekatan itu menyasar persoalan yang jarang tersentuh sosialisasi produk konvensional: pengetahuan dan teknologi perlu hadir dekat dengan petani agar bisa diterapkan sesuai kebutuhan lapangan. Rute Medan-Sidrap dipilih untuk menjangkau wilayah sentra pertanian di dua pulau sekaligus.

"Perjalanan 5.108 kilometer ini menunjukkan bahwa inovasi akan lebih berarti ketika dapat hadir dekat dengan petani. Kami tidak hanya membawa produk, tetapi juga membuka ruang untuk berdialog, berbagi pengetahuan, dan memahami kebutuhan petani di berbagai daerah. Penghargaan MURI menjadi apresiasi atas kerja keras seluruh tim yang telah bekerja keras bersama," kata Fauzi Tubat.

Konteks Industri

Langkah Syngenta ini bersinggungan dengan agenda pemerintah menjaga produksi pangan nasional. Menteri Pertanian Amran Sulaiman sebelumnya memamerkan capaian produksi beras nasional yang menyentuh 34,77 juta ton di hadapan DPR.

Bagi perusahaan input pertanian, mendekatkan teknologi ke petani menjadi kunci adopsi. Tanpa pemahaman lapangan, produk sebagus apa pun berisiko hanya berhenti di rak distributor. Perjalanan 5.108 kilometer itu setidaknya mencoba menutup jarak tersebut.

Penghargaan MURI menambah daftar pengakuan atas upaya sosialisasi teknologi pertanian di Indonesia. Yang lebih menentukan, apakah pengetahuan yang dibawa sepanjang rute itu benar-benar berujung pada kenaikan hasil panen petani di Medan hingga Sidrap.

Follow www.sulsel24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks