Pencarian

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Dorong Pelatihan Vokasi Berlanjut ke Penciptaan Lapangan Kerja

Rabu, 07 Oktober 2026 • 07:02:02 WIB
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Dorong Pelatihan Vokasi Berlanjut ke Penciptaan Lapangan Kerja
Gubernur Sulsel Andi Sudirman meninjau pelaksanaan pelatihan vokasi di Makassar.

MAKASSAR — Pemprov Sulawesi Selatan menyiapkan skema tindak lanjut bagi peserta pelatihan vokasi agar kompetensi yang diperoleh tidak berhenti sebagai keterampilan semata. Skema itu mencakup stimulan bagi lulusan balai pelatihan untuk membuka usaha atau menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menilai Sulsel punya potensi tenaga kerja produktif yang besar. Potensi itu perlu dipertemukan dengan pelatihan dan fasilitas yang sesuai agar menghasilkan talenta yang benar-benar siap bekerja.

Kolaborasi Pemprov Sulsel dan BBPVP Makassar di PVN Batch 6

Kolaborasi pelaksanaan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 menyasar masyarakat dan tenaga kerja yang ingin meningkatkan kompetensi maupun mempelajari keterampilan baru sesuai kebutuhan dunia kerja. BBPVP Makassar membuka pendaftaran bagi Rekanaker mulai 3 hingga 14 Oktober 2026, dengan jadwal pelatihan dimulai 28 Oktober 2026.

Andi Sudirman menyebut pelatihan vokasi akan menjadi leading sector di bidang pelatihan kerja bagi warga Sulsel. Menurutnya, ada dua kelompok besar yang jadi sasaran: siswa SMK dan usia produktif yang siap kerja.

"Pelatihan vokasi ini nantinya akan menjadi leading sector di bidang pelatihan kerja bagi anak-anak kita, khususnya yang siap kerja. Kita punya siswa SMK, kemudian ada juga usia produktif yang siap kerja. Harapan kita, balai menyiapkan fasilitas pelatihan," kata Andi Sudirman.

Stimulan Setelah Lulus Balai Pelatihan

Pemprov Sulsel menyiapkan sumber daya untuk masyarakat, termasuk stimulan setelah peserta keluar dari balai pelatihan. Langkah itu dinilai penting agar kompetensi yang diperoleh bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan pekerjaan atau membuka usaha.

"Kami dari provinsi menyiapkan sumber dayanya untuk masyarakat. Kemudian kami juga bisa menstimulan setelah keluar dari balai pelatihan, bagaimana tindak lanjutnya agar betul-betul bisa membuka usaha ataupun membuka lapangan pekerjaan," ujarnya.

Pelatihan Harus Ikuti Kebutuhan Sektor dan Tren Pasar

Program vokasi diminta disusun berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. Pelatihan perlu mengikuti perkembangan sektor ekonomi sekaligus tren permintaan pasar, bukan sekadar menyediakan kelas dengan materi yang itu-itu saja.

Andi Sudirman menyebut Sulsel memiliki banyak sektor dengan potensi dan peluang yang sama, mulai dari pertambangan, UMKM, makanan dan minuman (FnB), otomotif, pertanian, hingga perkebunan. Kuncinya, kata dia, melihat kebutuhan atau demand masyarakat dan kecenderungannya.

"Di Sulawesi Selatan ini banyak sektor. Ada pertambangan, UMKM, FnB, otomotif, pertanian, dan perkebunan. Semuanya memiliki potensi dan peluang yang sama. Tinggal bagaimana kita melihat kebutuhan atau demand masyarakat dan kecenderungannya," jelasnya.

Dia mencontohkan sektor FnB yang saat ini berkembang, termasuk bisnis kopi. Tren tersebut dinilai bisa menjadi salah satu peluang yang dikembangkan melalui pelatihan vokasi.

"Sekarang ini, misalnya, sedang booming FnB, makanan, kuliner dan sebagainya, terutama di bidang kopi. Ini tentu menjadi salah satu peluang yang bisa kita lihat," ungkap Andi Sudirman.

Jadwal Pendaftaran dan Mulainya Pelatihan

BBPVP Makassar saat ini membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 bagi Rekanaker yang ingin mempelajari keterampilan baru, meningkatkan kompetensi, dan mempersiapkan diri menjadi talenta siap kerja. Pendaftaran dibuka 3 hingga 14 Oktober 2026.

Pelatihan dijadwalkan mulai 28 Oktober 2026. Skema tindak lanjut dari Pemprov Sulsel menyusul setelah peserta menyelesaikan program di balai pelatihan, dengan orientasi agar lulusan bisa langsung terserap kerja atau merintis usaha sendiri.

Follow www.sulsel24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: menitindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks