Pencarian

Direktur Bappenas Tinjau Panen Raya di Sidrap, Produktivitas Padi Tembus 12 Ton Per Hektare

Kamis, 09 Juli 2026 • 12:50:01 WIB
Direktur Bappenas Tinjau Panen Raya di Sidrap, Produktivitas Padi Tembus 12 Ton Per Hektare
Direktur Bappenas Ika Retna Wulandary meninjau panen raya padi di Kecamatan Panca Lautang, Sidrap.

SIDRAP — Produktivitas padi di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Dari rata-rata 7 ton per hektare, kini sejumlah kawasan mampu memproduksi 10 hingga 12 ton per hektare.

Capaian itu terungkap saat Direktur Pembangunan Indonesia Timur Bappenas, Ika Retna Wulandary, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Panca Lautang. Ia bersama Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif turun langsung ke sawah dan ikut memanen padi menggunakan alat modern.

Pertumbuhan Ekonomi Inklusif: Dari 4 Persen ke 7,71 Persen

Bupati Syaharuddin Alrif menyebut kunjungan Bappenas merupakan bentuk dukungan pusat terhadap pembangunan pertanian berkelanjutan di Sidrap. Ia memaparkan, dampak dari peningkatan produktivitas ini tidak hanya dirasakan petani, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi secara inklusif.

“Beliau hadir untuk melihat langsung bagaimana pertumbuhan ekonomi di Sidrap yang meningkat secara inklusif, dari sekitar 4 persen menjadi 7,71 persen. Di Pulau Sulawesi, capaian seperti ini tidak banyak terjadi,” ujar Syaharuddin.

Peningkatan pendapatan petani disebut sejalan dengan hasil panen yang terus naik. Pemerintah daerah menargetkan Sidrap tidak hanya menjadi lumbung beras, tetapi juga lumbung telur, pusat energi terbarukan, dan daerah penghasil penghafal Al-Qur’an.

5.760 Hektare Lahan Terkendala Irigasi, Pemkab Fokus Perbaikan 2026

Meski produktivitas meningkat, Kecamatan Panca Lautang masih menghadapi tantangan klasik: ketersediaan air dan jaringan irigasi. Dari total 5.760 hektare lahan persawahan di kecamatan ini, sebagian besar berada di ujung saluran distribusi air.

Pemerintah Kabupaten Sidrap memfokuskan perbaikan bendung dan irigasi sepanjang 2026. Targetnya, pada 2027 Panca Lautang tidak lagi menjadi wilayah yang kekeringan di musim kemarau, melainkan menjadi sumber distribusi air irigasi bagi daerah sekitarnya.

Selain irigasi, pemerintah juga mendorong penyediaan jaringan listrik hingga ke area persawahan. Langkah ini untuk menunjang modernisasi pertanian, termasuk penggunaan mesin combine harvester dan alat pengolahan pasca-panen.

Bappenas: Sidrap Bisa Jadi Percontohan Indonesia Timur

Direktur Pembangunan Indonesia Timur Bappenas, Ika Retna Wulandary, mengaku terkesan dengan perkembangan sektor pertanian di Sidrap. Menurutnya, kemajuan daerah dapat dilihat dari indikator pembangunan yang menunjukkan peningkatan produktivitas dan keterlibatan masyarakat secara gotong royong.

“Apa yang dilakukan Sidrap sangat strategis. Kami hadir untuk melihat langsung praktik-praktik baik yang telah dijalankan di sini,” ujarnya.

Ika menilai inovasi yang dilakukan Pemkab Sidrap layak dijadikan contoh bagi daerah lain di kawasan Indonesia Timur. “Kami turun langsung untuk menyaksikan contoh baik yang nantinya bisa menjadi percontohan bagi wilayah Indonesia Timur dalam mendukung swasembada pangan nasional,” pungkasnya.

Follow www.sulsel24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: katasulsel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks