Pencarian

Truk Towing Muat Alat Berat Tabrak Masjid di Kulonprogo Setelah Gagal Menanjak, Sopir Hilang Kendali

Senin, 29 Juni 2026 • 00:27:01 WIB
Truk Towing Muat Alat Berat Tabrak Masjid di Kulonprogo Setelah Gagal Menanjak, Sopir Hilang Kendali
Truk towing muat alat berat menabrak Masjid Al Amin di Kulonprogo setelah mesin mati di tanjakan.

SULAWESI SELATAN — Kecelakaan lalu lintas tunggal itu melibatkan truk towing bernomor polisi K 8982 GS yang dikemudikan AM (37), warga Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko, mengatakan peristiwa bermula saat truk melaju dari arah utara menuju selatan. Ketika melewati tanjakan di lokasi kejadian, mesin tiba-tiba mati.

"Diduga truk kehilangan daya saat melewati jalan menanjak," ujar Iptu Sarjoko.

Sopir Banting Setir ke Kanan, Hindari Korban Jiwa

Kondisi mesin mati di tanjakan membuat truk meluncur mundur. Pengemudi disebut sempat berusaha mengendalikan kendaraan dengan membelokkan setir ke arah kanan belakang. Upaya itu dilakukan untuk menghindari tabrakan yang lebih besar, namun bagian belakang truk justru menghantam pagar dan teras Masjid Al Amin.

Menurut Iptu Sarjoko, keputusan sopir membanting setir ke kanan mencegah truk jatuh ke jurang atau menabrak pemukiman warga yang berada di sisi kiri jalan. "Langkah pengemudi mengurangi risiko yang lebih fatal," katanya.

Kerusakan Masjid dan Proses Evakuasi

Akibat benturan, pagar besi dan lantai teras masjid mengalami kerusakan. Tidak ada jamaah atau warga yang berada di lokasi saat kejadian. Polisi langsung mengamankan tempat kejadian perkara dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Proses evakuasi truk towing dan alat berat yang diangkutnya berlangsung hingga Senin sore. Petugas dari Unit Laka Lantas Polres Kulonprogo masih menyelidiki penyebab pasti mesin mati mendadak, termasuk kemungkinan faktor teknis atau kelebihan muatan.

Jalan Tanjakan Rawan Kecelakaan

Jalan di Dusun Turus dikenal memiliki kontur menanjak dan menikung. Warga setempat menyebutkan kawasan itu kerap menjadi titik rawan kecelakaan bagi kendaraan besar, terutama truk bermuatan berat. Belum ada pernyataan resmi dari Dinas Perhubungan Kulonprogo terkait evaluasi rambu atau kelayakan jalan di lokasi.

Sopir truk, AM, masih dimintai keterangan lebih lanjut oleh penyidik. Polisi belum menetapkan tersangka dan masih menunggu hasil pemeriksaan kendaraan serta tes urine pengemudi untuk memastikan faktor kelalaian.

Follow www.sulsel24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks