SIDRAP — Prof. Unifah Rosyidi mengaku sudah mencicipi telur asin dari berbagai daerah di Indonesia. Namun, menurutnya, telur asin Sidrap memiliki keunggulan tersendiri yang membuatnya berbeda.
“Rasanya gurih, kulitnya renyah, dan aromanya khas — saya sangat menyukainya,” ujarnya kepada media sebelum bertolak ke Makassar dan selanjutnya ke Jakarta.
Cita Rasa Hasil Proses Turun-Temurun
Keistimewaan telur asin Sidrap tidak lepas dari cara produksinya. Para pengrajin setempat masih mempertahankan metode tradisional dalam proses pemasakan dan penggaraman yang diwariskan secara turun-temurun.
Kekhasan rasa inilah yang membuat PB PGRI kerap memuji produk tersebut di berbagai kesempatan. Kunjungan Prof. Unifah ke Sidrap sendiri dalam rangka membuka Pekan Olahraga Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) pada 2 Juli 2026, sekaligus meninjau program peningkatan kualitas guru dan kampanye Go Public Fund Education Campaign.
Apresiasi untuk Bupati Sidrap
Sebelumnya, dalam gala dinner bersama jajaran pengurus PGRI se-Sulsel dan Sulbar di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Rabu (1/7/2026) malam, Prof. Unifah secara khusus menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif.
“Saya merasa sangat tersanjung dan sangat diterima oleh Bapak Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif. Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati sangat keren menerima para pengurus PGRI dan anggota PGRI. Sebanyak 76 ribu guru se-Sulsel merasa amat diterima,” ujarnya.
Menurut Prof. Unifah, penyambutan yang terbuka dan hangat membuatnya merasa berada di daerah yang sangat dekat dengan para guru. Ia juga memuji kepedulian Bupati Sidrap dalam mempersiapkan pelaksanaan Porsenijar secara teknis dan detail.
Dampak Ekonomi dari Porsenijar
Prof. Unifah menilai keputusan Sidrap menjadi tuan rumah Porsenijar PGRI Sulsel 2026 sebagai langkah strategis. Kehadiran puluhan ribu guru di daerah itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan kompetisi, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Menjadi tuan rumah adalah pilihan yang sangat cerdas. Kehadiran puluhan ribu orang bukan hanya arena berkumpul, tetapi juga membuat ekonomi masyarakat menggeliat. Sosok Bupati Sidrap ini sudah masuk kategori level nasional,” katanya.
Harapan Warga: Promosi untuk UMKM
Pujian dari ketua umum PGRI disambut baik oleh warga Sidrap. Mereka berharap perhatian dari tokoh nasional mampu mendorong sektor pariwisata dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) setempat.
“Semoga semakin banyak orang tahu telur asin Sidrap, sehingga pengrajin kami bisa berkembang,” ujar salah satu ibu rumah tangga.
Seorang pengurus PGRI setempat menambahkan, dukungan promosi dari figur publik seperti Prof. Unifah membuka peluang memperluas pasar produk lokal. “Ketika figur publik mempromosikan produk khas, itu bukan hanya soal rasa, tetapi juga pengakuan atas nilai budaya dan ekonomi daerah,” jelasnya.