MAKASSAR — Tiga siswa madrasah dari Sulawesi Selatan akan membawa nama Indonesia di ajang robotika dunia. Mereka adalah Makaila Sanika Nandafa Burhan, Muhammad Azwad Ayman Nugraha, dan Andi Muhammad Asyamnur Idham, yang semuanya merupakan siswa MTsN 1 Kota Makassar.
Madrasah Tak Hanya Soal Agama, Tapi Juga Robot
Ali Yafid, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, menyampaikan rasa bangganya di hadapan para siswa saat audiensi di Makassar, Kamis. Menurutnya, pencapaian ini membuktikan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang menguasai sains dan teknologi, bukan hanya unggul dalam pembinaan karakter.
"Ini adalah kebanggaan bagi Sulawesi Selatan sekaligus bagi Kementerian Agama. Kalian membawa nama Indonesia di hadapan dunia. Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, jaga akhlak, dan buktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing di level internasional," ujarnya.
Dua Ajang Sekaligus: IYRC dan RoboCup 2026
Selama kurang lebih satu pekan di Incheon, ketiga siswa akan mengikuti dua kompetisi robot bergengsi secara berurutan. Pertama, International Youth Robot Competition (IYRC), lalu disusul RoboCup 2026 yang mempertemukan peserta muda dari berbagai negara.
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel Wahyuddin Hakim menyebut keberangkatan ini menjadi momentum penting bagi madrasah di Sulawesi Selatan. Ia berharap ajang ini semakin mengembangkan budaya riset, inovasi, dan teknologi di lingkungan pendidikan madrasah.
Bukan Sekadar Mimpi, Mereka Sudah Sering Menang
Ali Yafid mengaku optimistis dengan kiprah para siswa karena mereka sudah sering meraih penghargaan di tingkat nasional dan internasional di bidang robotika. Ia menekankan bahwa prestasi ini adalah hasil kolaborasi antara madrasah, guru pembimbing, orang tua, dan semangat belajar para peserta.
"Prestasi para siswa merupakan buah dari kolaborasi yang baik antara madrasah, guru pembimbing, orang tua, dan semangat belajar para peserta," katanya. Menurutnya, ekosistem pendidikan yang saling mendukung akan melahirkan sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Dukungan Penuh dari Kanwil Kemenag Sulsel
Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan memberikan dukungan penuh serta doa agar mereka mampu mempersembahkan prestasi terbaik. Keberangkatan tiga talenta muda ini menjadi bukti bahwa madrasah terus mencetak generasi yang adaptif terhadap perkembangan sains dan teknologi, sekaligus berakhlak mulia.