SULAWESI SELATAN — Laga di Nusa Dua Tennis Court berjalan sengit sejak set pertama. Saitoh yang berstatus non-unggulan harus bekerja keras melewati tiebreak untuk merebut set pembuka. Namun, perlawanan Shin di set kedua berubah telak; petenis berperingkat 442 dunia itu tak memberi kesempatan sama sekali dan menutup set dengan skor 6-0.
Duel 2 Jam 20 Menit: Ketahanan Fisik Jadi Pembeda
Set penentu berjalan alot. Saitoh sempat tertinggal sebelum akhirnya memenangi pertandingan lewat skor 7-5 dalam tempo 2 jam 20 menit. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi petenis kidal tersebut untuk menghadapi semifinal.
Lawan Saitoh di babak empat besar adalah petenis Australia Ryan Sam Ziegann. Ziegann memastikan tempatnya setelah menundukkan Tanapatt Nirundorn dengan skor 3-6, 6-3, 7-6. Ia mengaku mulai menemukan ritme terbaiknya di seri kedua ini.
"Saya sangat senang dengan pencapaian di seri kedua M-15 dibandingkan seri pertama. Sudah mulai terbiasa dengan cuaca panas di Nusa Dua Bali. Sederet tur yang saya ikuti berkontribusi positif pada permainan saya," ujar Ziegann dalam keterangan tertulisnya.
Semifinal Sesama Jepang dan Wakil Selandia Baru
Selain Saitoh, Jepang masih punya Asahi Harazaki di semifinal. Harazaki melaju setelah lawannya, unggulan kedelapan Ryuki Matsuda, gagal mempertahankan performa. Ia akan berhadapan dengan Isaac Becroft dari Selandia Baru yang sukses menghentikan langkah Matsuda. Keduanya berebut tiket ke partai puncak.
Final Ganda: Unggulan Pertama Jumpa Duet Australia-Selandia Baru
Di nomor ganda putra, partai final mempertemukan unggulan pertama Taise Ichikawa/Hikaru Siraishi melawan Isaac Becroft/Daisuke Sumizawa. Partai ini dijadwalkan berlangsung di Lapangan A, Sabtu (1/9/2026) siang WITA.
Taise/Hikaru mengamankan tempat di final setelah menang dua set langsung atas rekan senegaranya, Ryotaro Taguchi/Masakatsu Noguchi. Sementara itu, Becroft/Daisuke tampil meyakinkan dengan menghempaskan Yutha Kawahashi/Ryuki Matsudi lewat skor 6-1 dan 6-4.