SULAWESI SELATAN — Kepastian medali perunggu didapat Diyah setelah ia harus mengakui keunggulan wakil India, Etisha Das, di babak semifinal. Sebelumnya, siswi kelas 12 SMA 10 Bandung ini sukses melaju ke empat besar dengan mengalahkan atlet India lainnya, Manya Sehrawat, di babak perempat final.
Perjalanan Diyah di Turnamen Internasional Perdana
Bagi Diyah, ajang ini merupakan pengalaman pertamanya bertanding melawan atlet dari luar negeri. Ia mengaku bersyukur bisa langsung naik podium di turnamen sekelas kejuaraan Asia.
"Kebetulan ini pertama kali ikut kejuaraan yang lawannya dari luar negeri. Ya, ini turnamen internasional pertama buat saya. Alhamdulillah bisa mendapat perunggu," ucap Diyah usai pertandingan.
Meski puas dengan hasil perdana ini, Diyah menegaskan ambisinya tidak berhenti sampai di sini. Remaja asal Bandung itu bertekad terus mengasah kemampuan demi mengharumkan nama Indonesia di kancah yang lebih bergengsi.
"Tapi saya enggak mau berhenti di sini. Saya mau terus berlatih dan bawa harum Indonesia di turnamen internasional lainnya," kata Diyah menambahkan.
Persiapan Matang dan Target Jangka Panjang
Kepercayaan diri Diyah di partai debutnya tidak datang instan. Bekal latihan berbulan-bulan sebelum turnamen menjadi kunci utama performanya di atas matras.
Tantangan terbesar yang ia rasakan saat meladeni lawan asing adalah ketidakmampuannya membaca peta persaingan dan kualitas lawan. Hal ini berbeda jauh ketika ia bertemu atlet domestik yang kerap dijumpai di kejuaraan nasional.
"Kalau lawan atlet Indonesia mungkin sudah sering di kejuaraan nasional. Tapi karena lawannya dari luar negeri, saya cuma bisa percaya diri bisa terus menang," ucapnya.
Dengan modal pengalaman berharga ini, Diyah kini mengarahkan pandangannya ke target jangka pendek. Ia berambisi tampil di SEA Games, namun ingin melewati tahapan yang lebih berjenjang terlebih dahulu.
"Ke depannya saya ingin ikut PON terdekat dulu baru ke SEA Games. Jadi supaya tahu atmosfer multi-event seperti apa baru perlahan naik ke level yang lebih tinggi," ujarnya.