Pencarian

HIPMI Jaya Dorong Batu Bara Jadi DME Pengganti LPG, Buka Peluang Ekonomi Rp9,6 Triliun per Tahun

Rabu, 12 Agustus 2026 • 10:46:01 WIB
HIPMI Jaya Dorong Batu Bara Jadi DME Pengganti LPG, Buka Peluang Ekonomi Rp9,6 Triliun per Tahun
Ketua HIPMI Jaya M. Riandy Haroen menyampaikan potensi hilirisasi batu bara menjadi DME mencapai Rp9,6 triliun per tahun.

SULAWESI SELATAN — Potensi ekonomi dari hilirisasi batu bara bukan sekadar wacana. Ketua HIPMI Jaya, M. Riandy Haroen, menyebut pengembangan batu bara menjadi DME bisa menciptakan nilai tambah yang signifikan. Angkanya mencapai Rp9,6 triliun per tahun hanya dari satu komoditas.

"Potensi mencapai Rp9,6 triliun per tahun baru dari satu komoditi, yaitu hilirisasi batu bara ke DME. Dalam rangka menurunkan angka impor kita juga terhadap LPG," ujar Riandy dalam keterangannya, Kamis (6/8/2026).

Substitusi LPG dan Peluang Ekosistem Baru

DME selama ini dikenal sebagai substitusi LPG yang lebih ekonomis. Dengan mengolah batu bara di dalam negeri, ketergantungan pada impor LPG bisa ditekan. Namun bagi Riandy, dampak hilirisasi tidak berhenti di situ.

Proses industrialisasi akan memicu lahirnya ekosistem bisnis baru. "Dari industrialisasi tersebut tentunya peluang-peluang ekosistem, membuka peluang-peluang ekonomi baru dan juga kebermanfaatan bagi kita semua," katanya.

Ia menilai pengusaha muda Indonesia punya potensi besar untuk masuk ke rantai bisnis ini. Tantangannya, potensi itu belum tentu bertemu dalam satu wadah kolaborasi lintas industri.

"Pengusaha muda Indonesia memiliki potensi yang luar biasa. Tantangan berikutnya adalah bagaimana potensi tersebut dipertemukan dalam sebuah ekosistem yang memungkinkan terciptanya sinergi lintas industri," ujarnya.

Mining Nation Revolution 2026 Jadi Wadah Kolaborasi

Acara Mining Nation Revolution 2026 atau MINERS 2026 disebut sebagai salah satu ruang untuk mempertemukan para pelaku usaha. Riandy berharap networking yang terbangun di acara ini bisa berkembang menjadi kerja sama bisnis nyata.

"MINERS 2026 menjadi contoh bagaimana networking dapat berkembang menjadi kolaborasi bisnis yang memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang yang lebih luas bagi dunia usaha," tambahnya.

Ketua Panitia Mining Nation Revolution, Rhesa Avilia Zaenal, menegaskan program hilirisasi yang dicanangkan pemerintah merupakan langkah strategis. Ia menyebut hilirisasi berperan dalam memperkuat ketahanan industri sekaligus menciptakan lapangan usaha berkelanjutan.

"Program hilirisasi yang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia merupakan langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam nasional, memperkuat ketahanan industri, serta menciptakan lapangan usaha yang berkelanjutan," ujar Rhesa.

Dari Energi Alternatif hingga Bahan Baku Kimia

Rhesa menjelaskan pengembangan industri turunan batu bara tidak hanya berhenti pada DME. Ada peluang lebih luas yang bisa digarap, mulai dari energi alternatif, bahan baku kimia, hingga manufaktur lanjutan.

"Mulai dari energi alternatif, bahan baku kimia, hingga manufaktur lanjutan," jelasnya.

Menurutnya, pengembangan industri turunan ini membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Dunia usaha dan generasi pengusaha muda menjadi kunci agar potensi sumber daya alam bisa diolah menjadi kekuatan industri nasional.

Melalui MINERS 2026, HIPMI Jaya mendorong terbentuknya ruang dialog dan jejaring antara pengusaha, pelaku industri, serta pemangku kepentingan. Tujuannya, memperkuat agenda hilirisasi dan menciptakan peluang bisnis baru di sektor energi dan mineral.

Follow www.sulsel24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tambang.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks