Pencarian

Inggris Tetapkan Garda Revolusi Iran sebagai Organisasi Terlarang, Teheran Panggil Dubes dan Ancam Balasan

Kamis, 16 Juli 2026 • 11:39:31 WIB
Inggris Tetapkan Garda Revolusi Iran sebagai Organisasi Terlarang, Teheran Panggil Dubes dan Ancam Balasan
Pemanggilan Duta Besar Inggris Hugo Shorter oleh Kementerian Luar Negeri Iran di Teheran, sebagai respons atas penetapan Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai organisasi terlarang oleh Inggris.

SULAWESI SELATAN — Kementerian Luar Negeri Iran, melalui kantor berita resmi IRNA, mengonfirmasi pemanggilan dubes Inggris pada hari Rabu. Pemanggilan tersebut merupakan protes resmi atas keputusan London yang menetapkan IRGC sebagai entitas yang dilarang karena dianggap mengancam keamanan nasional Inggris.

"Menyusul tindakan tidak beralasan pemerintah Inggris... Hugo Shorter, duta besar Inggris untuk Teheran, dipanggil hari ini," demikian pernyataan IRNA yang dikutip AFP, Kamis (16/7/2026). Iran menegaskan langkah ini "tidak akan dibiarkan begitu saja" dan akan "dibalas dengan respons timbal balik dan tegas".

Ancaman Hukuman 14 Tahun Penjara bagi Pendukung IRGC

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan rencana larangan ini pada Senin pekan lalu. Ia menyatakan bahwa siapa pun yang terbukti mendukung atau membantu kelompok-kelompok yang masuk daftar hitam akan menghadapi hukuman penjara hingga 14 tahun.

Rancangan undang-undang yang memuat ketentuan ini dijadwalkan dibawa ke parlemen pada pekan yang sama. Selain IRGC, larangan juga mencakup proksi dan relawan dari badan intelijen militer Rusia, GRU, serta Gerakan Islam Sahabat Kanan—sebuah kelompok proksi Iran yang mengklaim bertanggung jawab atas serangkaian serangan terhadap properti Yahudi di London.

Kewenangan Baru Pemerintah Inggris Melawan Proksi Asing

Kementerian Dalam Negeri Inggris menjelaskan bahwa undang-undang baru ini memberikan kekuasaan "seperti pelarangan" untuk menetapkan proksi negara asing yang menjadi ancaman. Aturan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas pemerintah dalam menghadapi spionase, campur tangan asing dalam demokrasi, sabotase, dan serangan fisik yang disponsori negara lain.

Pengumuman larangan ini muncul setelah serangkaian insiden anti-Semit di London awal tahun 2026, termasuk aksi pembakaran terhadap sinagoge, ambulans komunitas, dan sejumlah situs Yahudi lainnya. Pemerintah Inggris menilai IRGC dan jaringannya memiliki keterkaitan langsung dengan eskalasi ancaman tersebut.

Iran Siapkan Respons Setimpal, Hubungan Bilateral Makin Tegang

Teheran menolak mentah-mentah tuduhan Inggris dan menyebut langkah tersebut tidak berdasar. Dengan pemanggilan dubes dan ancaman balasan resmi, hubungan diplomatik kedua negara diprediksi memasuki fase ketegangan baru. Iran belum merinci bentuk respons yang akan diambil, namun pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri mengindikasikan adanya langkah simetris yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

Follow www.sulsel24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: news.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks